12 Desember 2021

3 Cara Jitu Agar Mendapatkan Nilai IPK diatas 3 koma

 3 Cara Jitu Agar Mendapatkan Nilai IPK diatas 3 koma

Masa-masa kuliah adalah masa untuk membentuk nilai dan kualitas ilmu. Berhubung sebelum saya menjadi dokter gigi, saya merupakan seorang mahasiswa di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara. Dengan begitu banyaknya mata kuliah, membuat saya tidak patah ara, melainkan tetap semangat dan tertantang menghadapi semua mata kuliah yang ada. Jumlah mata kuliah untuk mendapatkan gelar Sarjana Kedokteran Gigi ada lebih dari 100 mata kuliah, untuk angka tepatnya, saya sudah lupa. Agar bisa melihat cerita singkat perkenalan saya, boleh di cek di artikel ini cerita masa kuliah.

Dari sekian banyaknya mata kuliah, ada 1 mata kuliah favorit saya. Dan itu sudah saya ceritakan di tulisan ini cerita masa kuliah. Silahkan dibaca kembali ya. Dan mata kuliah favorit kedua adalah mata kuliah penyakit kulit dan kelamin. Salah satu alasan kenapa saya menyukai mata kuliah tersebut adalah disebabkan bahwa pada dasarnya hampir seluruh perempuan menginginkan kulit yang sehat dan bersih. Sehingga dapat membuat orang disekelilingnya menjadi ceria. Kebutuhan memiliki kulit yang sehat dan bersinar sangatlah tinggi belakangan ini. Mungkin ini adalah karena kelamaan dirumah akibat pandemi Covid-19. Jika ditarik kesimpulan, kulit yang sehat akan membuat perempuan itu cantik dan bercahaya dimata orang sekitarnya. Kata Cantik dan bercahaya dalam bahasa luar negeri disebut juga zibelle.

sumber gambar: www.zibellekhasindoglobal.com

Mata kuliah yang lebih dari 100 tersebut haruslah diselesaikan dalam waktu 4 tahun, agar dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Tahapan selanjutnya adalah masa koas. Semakin cepat kita menyelesaikan mata kuliah dengan nilai yang baik, maka tahapan koas pun dapat semakin cepat dimasuki.

Ada pepatah yang mengatakan bahwa lingkungan akan mempengaruhi atau memberi pengaruh kepada kita. Oleh karena itulah kita harus bisa beradaptasi terhadap lingkungan. Bukan malah selektif dalam berteman. Semua boleh kita temanin agar semakin luas jejaring teman kampus kita. Ada kalanya beberapa mahasiswa memilih teman yang sama-sama pintar dan ber-IPK tinggi. Ada juga yang lain malah bisa masuk ke semua level mahasiswa.

Pada umumnya mahasiswa yang terkendala di kampus atau mata kuliah tertentu hanya memiliki alasan 3 saja, yaitu blame, excuses dan justify. Berikut saya uraikan singkat ketiga hal ini.

BLAME

Seseorang dikatakan blame adalah jikalau selalu atau sering menyalahkan orang lain atas sesuatu yang terjadi diluar keinginannya. Bilamana seorang mahasiswa terus menerus menyalahkan sesuatu hal yang ada diluar kontrolnya, maka mahasiswa tersebut cenderung tidak perlu memperbaiki diri karena yang salah adalah bukan dirinya. Contoh kasusnya adalah si budi yang mendapatkan nilai E pada mata kuliah fisika kedokteran. Ketika ditanya oleh teman-temannya, si budi selalu mengatakan bahwa selama mau masuk jam kuliah fisika kedokteran dia telat. Dan telatnya karena jarak rumah ke kampus sangatlah jauh. Jika sudah telat, apapun yang dikatakan dosen dari depan kelas tidak jelas dimengerti. Hasilnya ketika tiba ujian, timbul kegalauan akibat tidak paham apa yang harus dipelajari.

Sebaiknya mahasiswa memiliki tanggung jawab penuh atas tindakannya. Bukan malah nge blame! Daripada blame, lebih baik ambil tanggung jawab agar mendapatkan nilai terbaik.

EXCUSES

Alasan-alasan di dunia ini sangatlah banyak. Dan jika saya menuliskan jawaban atas pertanyaan kenapa seorang mahasiswa tidak mendapatkan nilai IPK 3 koma, maka 1 rim kertas HVS pun tidak akan cukup sebagai tempat menjawabnya. Mahasiswa yang memiliki banyak alasan untuk tidak melakukan yang terbaik demi nilai IPK 3 koma, maka dia tidak akan pernah memperolehnya.

Si budi pun punya 1000 alasan jika ditanyakan kenapa bisa mendapatkan nilai E pada mata kuliah fisika kedokteran. Mulai dari telat masuk kelas, rumah jauh, terlalu ngantuk dikelas akibat gaya mengajar dosen yang tradisional, ruangan kelas yang dingin dll. Jika diperhatikan, yang diucapkan si budi adalah kebenaran, dan guna semua alasan tersebut adalah malah membuat kita tidak melakukan Tindakan yang berguna.

Daripada membuat dan mengarang 1000 alasan, lebih baik lakukan Tindakan nyata dan keajaiban pun terjadi. Walaupun Tindakan kecil saja, tapi mengarah kepada tujuan untuk mewujudkan nilai IPK 3 koma, maka hal tersebut lebih baik daripada sibuk mengeluarkan jurus 1000 alasan.

JUSTIFY

Mahasiswa yang suka mengatakan bahwa si A lebih hebat dari dia sendiri adalah contoh sikap justify ini. Misalnya si budi mengatakan bahwa si mawar (budi dan mawar adalah nama samara) wajar saja bernilai A. Dalam kuliah saja dia selalu duduk didepan, pintar cari perhatian dosen, anak orang kaya, ke kampus naik privat jet dll. Padahal kita tahu bahwa banyak orang yang dari segi ekonomi biasa saja tapi prestasi di kampusnya luar biasa.

Hentikan kebiasaan justify ini, segera belajar dari orang-orang yang ber-IPK 3 koma. Respon terhadap kondisi dan situasi yang membuat perbedaan dalam berprestasi. Tujuan kita untuk mendapatkan IPK 3 koma adalah agar lebih cepat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di dalam kampus kepada masyarakat luas, sehingga kita dapat lebih bermanfaat bagi orang banyak.

Setelah saya membahas tentang BEJ, maka silahkan adik-adik atau teman-teman pembaca memberi masukan melalui kolom komentar.

Dan yang paling penting dari hal diatas adalah tentang bagaimana agar mendapatkan IPK tiga koma. Berikut ini ada 3 caranya:

1.     Baca situasi dikampus, perhatikan siapa teman-teman atau senior yang memiliki nilai IPK diatas 3. Jika mereka aktif disalah satu kegiatan kampus, tirulah dan ikutilah kegiatan tersebut. Jalin komunikasi dengan mereka dan tirulah cara belajar mereka.

2.     Sediakan waktu untuk belajar bersama dengan yang memiliki IPK 3 koma, dan conteklah cara mereka belajar.

3.     Selalu tes dan ukur serta evaluasi. Apakah poin 1 dan 2 diatas memberi hasil yang baik atau tidak. Jika dengan diatas IPK menjadi 3 koma, lanjutkan dan ulangi. Jika sebaliknya yang terjadi, perbaikilah caranya dan ketahui dimana letak kesalahan dalam meniru tersebut. Perhatikan detail cara belajarnya. Lakukan terus sampai berhasil.

Semoga tulisan singkat ini dapat bermanfaat. Dan jika bermanfaat, maka sebarkanlah tulisan ini, karena dengan demikian artinya kita sudah melakukan kebaikan dan kita sudah bermanfaat bagi banyak orang. Pepatah mengatakan bahwa kebodohan itu terjadi karena banyaknya orang pintar yang diam. Dan pada kasus ini, banyaknya mahasiswa ber-IPK 2 koma adalah karena banyaknya mahasiswa dan alumni yang ber-IPK 3 koma melakukan tutup mulut. Sekali lagi saya sampaikan agar para mahasiswa yang memiliki prestasi luar biasa agar dapat menjadi cahaya ditengah kegelapan dan menjadi sumber garam di tengah dunia perkampusan.

Saya yakin dengan melakukan share tulisan ini, maka semakin majulah prestasi adik-adik.

Terimakasih dan selamat beristirahat.

NB: siapkan peralatan untuk kerja atau kuliah besok ya,,,

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Anda Suka Olahraga Lari? Waspada, Kuku Kaki Bisa Lepas lalu Menghitam dan Dicabut!

  Anda Suka Olahraga Lari? Waspada, Kuku Kaki Bisa Lepas lalu Menghitam dan Dicabut! Hai teman-teman semua, mungkin anda sudah gak sabar i...