Coronavirus tipe baru yang diresmikan bersama julukan covid-19 dipercaya pertama kali menular berasal dari fauna ke manusia lebih kurang Desember 2019 di pasar makanan bahari di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Dan bersamaan berjalannya sementara, manusia mulai menyebarkan virus itu ke manusia lain yang mengakibatkan rantai penularan yang tetap berkembang tiap tiap harinya.
SARS (Severe acute respiratory syndrome) merupakan masalah pertama, menyebar terhadap year 2003. Kedua adalah MERS (Middle East respiratory syndrome), yang berasal berasal dari Arab Saudi terhadap year 2012.
Sars, Mers, dan covid-19 adalah seluruh infeksi yang disebabkan oleh anggota kelompok virus yang disebut coronavirus. "coronavirus adalah keluarga virus yang bisa mengakibatkan bermacam penyakit terhadap manusia dan fauna, biasanya penyakit pernapasan terhadap manusia," kata S. Wesley Long, Md, Phd, asisten profesor patologi dan kedokteran genomik di houston Methodist Hospital.&Nbsp;
Coronavirus&Nbsp; Biasanya berada terhadap fauna layaknya kelelawar, babi, dan unta. “virus Mers, Sars, dan covid-19 semuanya tampaknya berkenaan secara spesifik bersama dengan virus corona yang ditemukan terhadap kelelawar,” kata Dr Long.
Virus yang belum dulu diketahui menginfeksi manusia biasanya lebih ganas, yang vital mereka lebih cenderung sebabkan orang sakit. "ketika mereka laksanakan penularan ke manusia, kekebalan kami yang udah tersedia sebelumnya rendah," menyadari Eric Cioe-Pena, Md, direktur kebugaran dunia di Northwell Health di New Hyde Park, New York.
"Sebagai manusia, kami belum dulu menyaksikan covid-19 sebelumnya dan platform kekebalan tubuh kami bukan dapat bereaksi bersama baik," terangnya.
MERS mempunyai taraf kematian tertinggi kira-kira 35 % (Satu berasal dari tiga orang yang tertular virus meninggal akibatnya), diikuti oleh SARS sebesar 10 prosen. sejauh ini, Covid-19 miliki taraf kematian terendah, kala ini diperkirakan antara 2 dan 3 prosen, menurut dr long.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar